Lokasi : Home Warta Nasional Pawai Ta’aruf dengan Beragam Seni dan Budaya Sambut MTQ Nasional di NTB

PC NU Kab. Malang

Pawai Ta’aruf dengan Beragam Seni dan Budaya Sambut MTQ Nasional di NTB

Email Cetak PDF

Mataram, NU Online

Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXVI Tingkat Nasional tahun 2016 di Kota Mataram, NTB dimulai dengan Pawai Ta'aruf yang diikuti peserta dari 24 provinsi di Indonesia. Beragam penampilan dan pertunjukan seni dan budaya bernuansa peradaban Islam tampil pesona mengundang takjub ribuan penonton yang menyambut di sepanjang jalan rute yang dilalui para peserta pawai.

Pawai Ta'aruf terbagi dalam dua jenis, yaitu pawai kendaraan hias dan pawai jalan kaki yang dilepas oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat HM Zainul Majdi, Wakil Gubernur HM Amin, Walikota Mataram H Ahyar Abduh, dan Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama RI, H Machasin di ruas Jalan Pejanggik tepat di depan Pendopo Walikota Mataram, Jumat (29/7) siang.

Sebelum mengibarkan bendera tanda pelepasan peserta Pawai Ta'aruf, Gubernur NTB Zainul Majdi yang hadir bersama istri menyampaikan bahwa Pawai Ta'aruf yang menjadi satu tradisi menjelang pelaksanaan MTQ yang menampilkan keanekaragaman seni dan budaya tersebut digelar sebagai bagian dari rasa syukur masyarakat NTB dalam menyambut kafilah MTQ dari seluruh Indonesia.

"Pawai ini merupakan bagian dari kesyukuran kita,” ujarnya untuk kemudian melepas peserta pawai secara resmi.

Pawai Ta'aruf diawali dengan kendaraan hias dari Provinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD), menyusul dari provinsi-provinsi lain peserta MTQ secara berurutan. Salah satu hal yang menarik adalah atraksi debus yang ditampilkan oleh kafilah asal Provinsi Banten. Dihadapan panggung utama, beberapa orang perwakilan dari Provinsi Banten menggelar atraksi khas masyarakatnya yang cukup memukau. Sedangkan kendaraan hias yang mewakili Kota Mataram juga tampil tidak kalah meriah.

Dari atas kendaraan hias, perwakilan dari Kota Mataram mengusung seperangkat alat musik yang memainkan musik ala padang pasir secara langsung oleh grup musik Samrah yang diawaki oleh para pegawai pemerintah lingkup Kota Mataram. Pawai Ta'aruf diikuti oleh setidaknya 44 kendaraan hias, baik dari 34 perwakilan Provinsi dari seluruh Indonesia maupun oleh perwakilan kabupaten/kota se-Nusa Tenggara Barat.

Pawai ini juga menempuh rute dari lapangan umum Kota Mataram sampai ke Mayura Cakranegara. Sedangkan peserta pawai pejalan kaki yang diikuti oleh puluhan ribu peserta, menempuh rute lebih pendek sampai dengan perempatan Karang Jangkong Mataram.  Para penonton tampak tidak kalah bersemangat menyaksikan jalannya pawai. Sepanjang jalan, masyarakat Kota Mataram berbondong-bondong memenuhi ruas jalan yang dilalui para peserta pawai. (Hadi/Fathoni)