NU Karangploso Selenggarakan Seminar

Karangploso-Malang, Ahad, 25 Januari 2015, Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang menyelenggarakan Seminar Aswaja. Seminar yang bertemakan “Ahlussunnah wal Jamaah Identitas Islam Indonesia”, ini dihadiri oleh sekitar lebih dari 200 peserta yang terdiri dari para pengrus NU dan Banom di Kecamatan Karangploso.

Turut hadir dalam acara ini Rais Syuriyah NU Kabupaten Malang, KH Moh Mansjur, Camat Karangploso, Suroto dan Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PKB Hj Lathifah Shohib. Bertindak sebagai pembicara dalam seminar ini Ketua Tanfidziyah NU Kabupaten Malang HM Bibit Suprapto dan Ketua Tanfidziyah NU Kota Malang KH Ishroqun Najah.

Dalam sambutannya, Camat Karangploso menyampaikan ucapan terimakasihnya dan apresisi yang tinggi pada NU Karangploso atas kerjasamanya dalam membina keagamaan masyarakat. Ia menilai bahwa NU sampai saat ini masih membuktikan diri sebagai pembawa Islam yang santun dan menyejukkan.

“Kami menilai bahwasanya sampai saat ini NU masih konsisten dengan Islam yang santun dan menyejukkan. Saya ucapkan terimakasih kepada NU Karangploso atas bantuannya dalam mebina keagamaan masyarakat di kecamatan ini.” Ungkap Suroto.

Dalam menyampaikan materi yang bertemakan “Sejarah Perkembangan Nahdlatul Ulama” Bibit Suprapto menekankan pentingnya solidaritas dan silaturrahmi antar sesama warga NU dan pengurusnya dalam rangka membesarkan organisasi para ulama ini.

“Pertanyaannya sekarang, jika kita melihat perkembangan awal NU sedemikian pesat, hanya dalam waktu kira-kira kurang 10 tahun sudah menyelenggarakan Muktamar di Kalimantan dan membentuk organisasi kepemudaan. Kuncinya adalah silaturrahmi.” Kata Ketua Tanfidziyah NU yang juga merupakan penulis itu.

“Mbah Wahab keliling nusantara silaturrahmi pada teman-temannya selama di Makkah untuk diajak mendirikan NU. Hal ini mencerminkan kebesaran tekat dan keampuhan silaturrahmi.” Lanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *